Amalan Surat Yusuf Untuk Ketampanan Wajah

surat yusuf ayat 4


Saya dulu pernah mendengar beberapa teman yang gemar dan cenderung tertarik kepada doa-doa islami. Mereka membahas mengenai surat Al Quran untuk ketampanan, alias surat Yusuf.

Seperti yang kita ketahui, Nabi Yusuf AS adalah merupakan Nabi yang sangat tampan dan rupawan, alias ganteng maksimal. Ketampanan Nabi Yusuf itu adalah merupakan salah satu dari mukjizat beliau. Mukjizat Nabi Yusuf lain nya adalah bajunya bisa menyembuhkan penyakit buta pada ayahnya, Nabi Yakub AS. Bisa juga menafsirkan mimpi. Sedangkan mengenai mukjizat lain nya, Anda bisa tanyakan pada ustadz terdekat di lingkungan Anda, atau beli buku Islami mengenai mukjizat 25 Nabi, saya tidak begitu hafal.

Saking gantengnya Nabi Yusuf AS ini, para perempuan di masa itu tidak mempercayai kegantengan Nabi Yusuf sebagai manusia. Mereka malah menganggap Nabi Yusuf AS adalah malaikat, seperti yang difirmankan oleh Tuhan kita semua, Allah SWT dalam salah satu ayat di surat Yusuf.

“Tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum dengan keelokan wajahnya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: “Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia.” (QS. Yusuf: 31).

Jika Nabi Sulaiman AS dikaruniai kerajaan dan kekayaan yang luar biasa yang tak akan pernah bisa dimiliki oleh orang sesudah beliau, maka Nabi Yusuf AS dikaruniai ketampanan oleh Allah SWT. Karena ketampanan nya itu, istri pembesar Mesir, Zulaikha tergila-gila kepada Nabi Yusuf AS. Ketika Zulaikha menceritakan soal ketampanan Yusuf, teman-teman Zulaikha mengejeknya karena tidak percaya. Maka Zulaikha mengundang mereka ke rumahnya untuk melihat Nabi Yusuf secara langsung.

Dan yang terjadi kemudian adalah seperti yang telah Anda lihat di terjemahan surat Yusuf di atas. Mereka tanpa sadar mengiris jari-jemarinya, karena terpesona akan ketampanan Nabi Yusuf AS.

Demikianlah kisah ketampanan Nabi Yusuf yang sanggup menghipnotis hati para wanita di zamannya.

Kembali pada soal mengenai surat Yusuf yang berfungsi sebagai amalan untuk ketampanan atau kegantengan. Saya mendengar mereka membahas mengenai ayat tersebut. Dan beberapa guru yang saya temui, juga pernah menyinggung mengenai ayat itu.

Adapun amalan tersebut yang dipercayai sebagian orang merupakan amalan Nabi Yusuf supaya terlihat tampan dan ganteng, adalah ayat 4 Surat Yusuf.


إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ

(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku". Beberapa teman saya tersebut mengaku sudah mempraktikkan ayat tersebut untuk menaklukkan lawan jenis. Kebanyakan dari mereka tidak percaya diri dengan fisik atau wajahnya, lantas memerlukan ayat ini sebagai penambah rasa percaya diri.

Saya pribadi, tidak pernah mempraktikkan atau mengamalkan surat Yusuf ayat 4 itu sebagai doa ketampanan wajah, hahaha. Saya masih percaya diri dengan tampang saya yang dibilang pas-pasan ini.
Jikapun saya menulisnya disini, hanya sebagai sarana berbagi kepada sesama muslim lain nya, untuk menambah ilmu pengetahuan.

Jika Anda merupakan salah satu lelaki yang ingin mengamalkan surat Yusuf ayat 4 itu sebagai doa atau amalan untuk ketampanan, itu terserah Anda. Tidak ada salahnya mencoba, dan tidak ada ruginya.

Jika Anda kemudian dikejar-kejar wanita sesudah mengamalkan ayat itu, itu resiko Anda yang harus Anda terima. Jika saya pribadi, saya enggan berurusan dengan banyak wanita. Ribet dan bikin pusing. Satu saja tidak habis dan bingung dibawa kemana, apalagi kalau banyak.

Cara mengamalkan Surat Yusuf ayat 4 itu mudah saja. Cukup baca ayat di atas sebanyak 7 kali setiap sehabis shalat lima waktu. Lalu usapkan ke wajah. Demikian yang saya dengar dari beberapa guru dan teman yang sudah mengamalkan.

Masalah hasil, sesuai keyakinan para pengamal nya, tentu saja. Beda orang, beda hasil. Beda orang, beda nasib. Beda orang, beda niat. Yang jelas, semua orang akan mendapatkan apa yang diniatkan.
Sebagaimana hadist menyebutkan, segala sesuatu tergantung niatnya kepada Allah SWT.

Selamat mencoba !

Baca Juga :