Manfaat Kafein di Dalam Kopi


Anda suka minum kopi ? Jika anda orang Aceh khususnya,tentu anda suka meminum kopi,karena rata rata orang Aceh adalah pecandu kopi sejati. Baik kopi instan,atau kopi murni. Bahkan saking banyak nya warung kopi di Aceh,maka saya rasa,predikat 'Negeri Sejuta Warung Kopi' sangat layak di berikan kepada Aceh.,karena kegemaran penduduknya dalam hal meminum kopi,setiap hari.
Nah,sebelum anda melanjutkan acara ngopi anda,maka ada baiknya Anda sedikit meluangkan waktu untuk membaca postingan berikut,tentang manfaat dari kopi yang anda minum. Siapa tahu,sehabis membaca postingan ini,anda akan semakin bersemangat buat ngopi setiap hari.


Menurut Harvard Women’s Health, meminum kopi beberapa cangkir dalam sehari bisa mengurangi risiko terkena penyakit DIABETES tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis), penyakit jantung serta menghambat penurunan daya kognitif otak.
Nah,bukan kah ini kabar bagus buat anda ? Silahkan lanjutkan membaca.

Diabetes.
 Dua puluh studi yang dilakukan di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 50%. Para peneliti menduga, penyebabnya adalah asam klorogenik di dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin (pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat penyerapan glukosa.

Kanker.
 Riset secara konsisten menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko kanker hati, kanker payudara dan kanker usus besar.

Sirosis.
Kopi melindungi hati dari sirosis, terutama sirosis karena kecanduan alkohol.

Penyakit Parkinson.
Para peminum kopi memiliki risiko terkena Parkinson setengah lebih rendah dibanding mereka yang tidak minum kopi. Anda mungkin kurang memahami tentang penyakit Parkinson,maka saya sarankan anda untuk membaca penjelasan tentang penyakit tersebut di situs berikut ini

Penyakit jantung dan stroke. 
Konsumsi kopi tidak meningkatkan risiko jantung dan stroke. Sebaliknya, kopi justru sedikit mengurangi risiko stoke. Sebuah studi atas lebih dari 83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil yang sama.

Fungsi kognitif.
Studi atas 4.197 wanita dan 2.820 pria di Perancis menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaanhingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat yang sama tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein.

Efek Negatif Kopi
Bagaimanapun juga, kopi tentu saja memiliki efek negatif,jika di minum dalam kapasitas berlebihan. Kafein sebagai kandungan yang paling banyak di dalam kopi bersifat stimulan yang membuat kecanduan. Kafein mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dantekanan darah. Dampak negatif itu muncul bila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan.

Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai tiga cangkir kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi dengan frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berdebar-debar, sulit tidur, kepala pusing dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk–misalnya karena kekurangan tidur– disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang hari.

Riset mengenai hubungan konsumsi kopi dengan keguguran kandungan tidak memberikan kesimpulan seragam. Tetapi, untuk amannya ibu hamil disarankan tidak minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.
Karena di khawatirkan akan berpengaruh terhadap bayi yang sedang di kandungnya.

Baca Juga :