Ciri - Ciri Orang Yang Memiliki Ilmu Hitam

sesajen


Ilmu hitam tidak sembarangan dimiliki dan dikuasai oleh manusia di zaman sekarang. Meski zaman sudah modern dan canggih, ilmu hitam selalu hidup dan akan terus ada sampai akhir zaman. Hal itu sudah merupakan sumpah Iblis untuk terus menyesatkan anak cucu Adam hingga hari kiamat.

Ilmu hitam ada dua cara memperolehnya, yakni, diperoleh dari menuntut ilmu hitam pada dukun/guru ilmu hitam itu sendiri. Cara yang kedua, diturunkan langsung dari si pemilik ilmu hitam kepada anak kandung nya sendiri.

Alkisah, di desa tetangga yang berdekatan dengan desa saya tinggal dulu ada seorang bapak tua penganut ilmu hitam, sebut saja namanya bapak J. Bapak J ini sudah sangat sepuh, namun makan nya banyak sekali, seperti anak muda. Badan nya juga sudah bau, bau mayat, anehnya bapak J ini masih hidup.

Usut punya usut, ternyata bapak J ini tidak kunjung meninggal dunia karena persyaratan ilmu hitam nya mewajibkan ilmu hitam itu harus diturunkan kepada anak kandung. Namun, masalahnya, si anak ini (seorang ibu ibu paruh baya) tidak mau mewarisi ilmu sesat milik sang Ayah. Akibatnya, si ayah tak kunjung meninggal dunia juga.

Singkat cerita, dipanggil lah seorang kiai, dan dicabutlah segala ilmu hitam yang dimiliki oleh bapak J. Tak lama kemudian, bapak J meninggal dunia, seperti seharusnya.

Menurut penuturan orang-orang tua di desa saya, umumnya jika si pemilik ilmu hitam meninggal dunia, maka plafon rumah dan atap nya harus dibuka, agar nyawa si penganut ilmu hitam bisa lepas.
Saya juga mendengar demikian, saat kakek teman SD saya dulu meninggal, atap rumah kakeknya juga dibuka saat sakaratul maut. Teman saya tersebut mengakui terus terang, kakeknya merupakan salah satu penganut ilmu hitam.

Salah seorang teman saya yang lain, yang kost di suatu wilayah Aceh Besar, dekat dengan sebuah kampus ternama di Banda Aceh, menceritakan, bahwa dekat kost nya ada orang kampung yang meninggal, atap rumahnya juga dibuka oleh warga. Jelas, si pelaku merupakan penganut ilmu hitam juga.
Tidak ada manusia normal yang meninggal dunia harus dilakukan syarat tertentu untuk bisa mati, jika tidak ada 'apa-apanya'.

Lantas, jika ingin tahu bagaimana ciri-ciri orang yang menganut ilmu hitam, bagaimana ?
Sebenarnya, tidak ada ciri-ciri yang pasti. Ilmu hitam ada beberapa jenis, beda jenisnya, maka beda reaksinya pada tubuh si penganut ilmu hitam.

Saya kenal beberapa orang penganut ilmu hitam yang ada di desa saya. Yang jelas, penganut ilmu hitam rata-rata memiliki wajah yang suram, agak gelap. Lalu, bau tubuhnya, agak apek. Meski disemprot parfum termahal pun, bau apek itu tetap menguar dari tubuhnya.

Lalu, apakah si penganut ilmu hitam itu shalat ? Ya, mereka juga shalat, namun shalatnya itu hanya kamuflase, agar tidak dicurigai oleh orang kampung.

Almarhum bapak A, juga rajin shalat di mesjid. Anehnya, tangan nya selalu sebelah ditaruh dibelakang, seperti sedang menggendong sesuatu. Pekerjaan nya tidak jelas, ia sudah tua, namun ia selalu ada uang.

Saya bertanya pada guru saya, guru saya menjelaskan bapak A memelihara tuyul, makanya tangan nya selalu sebelah ke belakang, dan agak bungkuk saat berjalan, seperti menggendong sesuatu.

Saya dan seorang teman, pernah memergoki seorang anak SMP tengah malam memanjat ke arah lantai dua rumah si bapak A. Bapak A memang terkena di desa memiliki sifat menyimpang, menyukai sesama. Sepeda anak itu ia sembunyikan dalam gelap, dan kami melihat itu semua dari sebuah rumah kosong (dalam proses pembangunan) yang tepat berada di depan rumah bapak A.

Selang setengah jam, anak itu turun kembali dan bergegas pergi. Dan hanya kami yang melihat perbuatan itu, karena tengah malam saat jarang ada orang kampung yang masih terjaga dan berkeliaran di luar. Jam 10 malam saja sudah sepi, beda dengan kehidupan di kota.

Di sisi lain, seorang penganut ilmu hitam di desa saya, juga mengeluarkan bau apek dari tubuhnya. Ia berjualan di warung kopi miliknya yang terletak di depan rumah, dan saat saat tertentu, ia membakar kemenyan di suatu wadah, dan mulai mengitari belakang rumahnya yang gelap. Jika saya duduk di warung depan rumahnya saat hari beranjak senja, maka terciumlah bau kemenyan itu.

Istrinya selalu beralasan (jika ditanya bau kemenyan itu), suaminya melakukan itu agar mengurangi ayam peliharaan mereka yang mati karena penyakit. Entah penyakit apa yang dimaksudkan.
Saya diam saja, dan anehnya, sejak suaminya melakukan ritual tersebut, warungnya akan sangat ramai dalam beberapa hari ke depan. Jika sudah sepi lagi, maka suaminya akan melakukan lagi hal yang sama, membakar kemenyan di waktu senja, dan berputar-putar di belakang rumah mereka yang gelap. Begitu seterusnya hingga ajal menjemput.

Bisa dipastikan, ilmu hitam di atas hanya untuk pelaris dagangan, agar ramai pembeli. Di sisi lain, ada juga ilmu hitam yang bersifat 'kejam', harus mengorbankan manusia di waktu tertentu, agar ilmu hitamnya makin 'tajam' dan makin tinggi kesaktian nya.

Lantas, bagaimana jika ilmu hitam itu tidak mencari tumbal manusia lain untuk dikorbankan ? Guru saya menyebut, ilmu hitam itu akan menyasar keluarga si penganut ilmu hitam, bisa istri, bisa anaknya, mereka harus mati, sebagai persembahan dan tumbal untuk Iblis. Sangat mengerikan.

Oleh sebab itu, pelaku ilmu hitam jenis itu terus menerus, setiap tahun, mencari tumbal dan korban nya, sebagai buah dari tuntutan Iblis yang dipuja dan disembah si pelaku penganut ilmu hitam. Jika mereka tidak melakukan nya, maka mereka harus merelakan keluarganya mati sebagai tumbal untuk Iblis.

Iblis berkata: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).
 

-QS. Al A’raf : 16 – 17.

Saya menghimbau, siapapun yang masih mempraktikkan ilmu hitam dalam kehidupan sehari-hari, tinggalkanlah. Sungguh itu tidak berguna sedikitpun, pelakunya syirik, dan itu dosa tidak terampuni oleh Allah SWT. Segeralah bertobat, taubat nasuha kepada Allah SWT, selagi masih ada kesempatan.

Untuk yang tidak memiliki ilmu hitam, saya pesankan, jangan sekali-kali berniat untuk memiliki atau mencoba memiliki ilmu hitam, laknat Allah atas pelaku ilmu hitam. Hidup terkutuk, dan mati akan disiksa seberat-beratnya oleh Malaikat. Di hari akhir, akan kekal di neraka Jahannam.

Baca Juga :